Pesan Ramadhan BANG KALIANDRA
Pesan Ramadhan BANG KALIANDRA Akan jadi kesalahpahaman terbesar para pelaku lingkungan hidup, jika mengira perubahan cukup lahir dari sosialisasi dan imbauan semata. BANG KALIANDRA berdiri di jalan berbeda: dengan membangun sistem agar masyarakat bergerak bersama. Karena sejatinya, budaya tidak tumbuh dari kata-kata— tetapi dari apa yang terus dilakukan, hari demi hari, hingga menjadi kebiasaan. Di bulan Ramadhan ini, menjelang Idul Fitri, kita diingatkan: perubahan bukan soal niat yang diucap, tetapi amal yang diulang. Sudahkah kita menanam, walau satu pohon? Sudahkah kita memilah sampah dari rumah sendiri? Sudahkah yang kita kirim ke TPA hanya benar-benar residu? Sudahkah kita mengolah yang organik, dan mendaur ulang yang anorganik? Sudahkah air kita jaga, tanah kita hidupkan, dengan biopori dan langkah sederhana lainnya? Jika belum menjadi kebiasaan, lalu dari mana budaya itu akan lahir? Jangan sampai yang kita wariskan nanti bukan peradaban yang lebih baik, melainkan akumulasi...